Data ekonomi yang rilis dari Jepang hari ini;
- Nilai tukar yen pada sesi perdagangan kemarin (19/11) terpantau mengalami penguatan terhadap dolar AS. Mata uang Jepang ini mengalami apresiasi dengan berkembangnya spekulasi bahwa para pembuat kebijakan di AS tidak akan mengabulkan permohonan bailout sektor otomotif di negara tersebut. Kondisi ini kembali mengakibatkan aksi carry trade berkurang.
- Yen menguat di saat kondisi sektor kredit global mengalami ketidakpastian oleh berkurangnya carry trade. Pada pernyataannya malam tadi Henry Paluson mengungkapkan ketidaksetujuannya apabila paket bailout senilai 700 miliar dolar yang telah disetujui kongres digunakan untuk menyelamatkan sektor otomotif, yaitu Ford, General Motors, dan Chrysler.
- Gubernur BoJ Nishimura mengatakan bahwa tensi pada pasar finansial global telah meningkat dan pasar finansial Jepang menjadi tidak stabil. Deputi Gubernur Nishimura mempertimbangkan akan adanya komentar pertama dari bank sentral pada sistem finansial Jepang yang menjadi tidak stabil dan untuk kedepannya Jepang masih akan mendapat berita yang buruk dari perbankan Jepang di waktu yang akan datang.
- Trade Balance dari Jepang telah rilis pagi tadi pukul 06.50 WIB, data yang keluar cukup mengecewakan. Semula -0.03 T kemudian di revisi menjadi -0.07 T, sedangkan publikasi aktual berada di bawah ekspetasi, -0.18T. Ekspetasi analis berada pada angka 0.08 T.
0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda, Dengan Senang Hati Kami Akan SEGERA Menjawabnya. Tapi mohon bersabar yaa jika Kami terlambat menjawab..