rss

Wednesday, December 16, 2009

IHSG Sesi 1: Melemah 0,09%, Sektor Mining Masih Belum Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sesi 1 siang. IHSG pada penutupan perdagangan sesi 1 siang ini tercatat melemah 0,09% ke level 2492,434. Sedangkan indeks saham-saham unggulan LQ 45 pada siang ini tercatat berakhir melemah 0,11% ke lvel 492,982

Pada penutupan perdagangan sesi 1 siang ini tercatat volume perdagangan sebesar 2,131 miliar saham senilai Rp 1,197 triliun dengan total transaksi sebanyak 48756 kali. Hingga akhir perdagangan sesi 1 siang ini tercatat sebanyak 58 saham naik, 94 saham turun, dan 52 saham tidak berubah.
---
IWAN CAHYO SURYADI, "The Trend is Your Friend"

(Indonesian version) Wall Street Ditutup Melemah Oleh Kekhawatiran Inflasi yang Menguat

Bursa Wall Street pada perdagangan hari ini (16/12) berakhir melemah, terutama dipicu oleh sejumlah data ekonomi yang lemah seperti inflasi dan manufaktur, serta sentimen negatif outlook General Electric. Dow Jones turun 49.05 poin atau 0.47% ke level 10,452.00; S&P 500 merosot 6.18 poin atau 0.55% ke level 1,107.93; dan Nasdaq anjlok 11.05 poin atau 0.50% ke level 2,201.05.

Fokus utama pada perdagangan semalam atau dinihari tadi WIB1 terletak pada sejumlah indikator ekonomi, terutama inflasi PPI yang melesat 1.8%, melampaui proyeksii 0.8%, sehingga ini memunculkan kekhawatiran bahwa The Fed mungkin harus menaikkan suku bunga lebih cepat dari apa yang dijanjikan.

Sentimen negatif lainnya yakni indeks manufaktur Empire State yang secara tak terduga anjlok tajam ke level 2.6 dari sebelumnya 24.7.

Sentimen positif yang tidak terlalu berpengaruh di pasar diantaranya Industrial Production yang menguat 0.8% dan Capacity Utilization rate yang naik 71.3%.
---
IWAN CAHYO SURYADI, "The Trend is Your Friend"