rss

Wednesday, December 16, 2009

(Indonesian version) Wall Street Ditutup Melemah Oleh Kekhawatiran Inflasi yang Menguat

Bursa Wall Street pada perdagangan hari ini (16/12) berakhir melemah, terutama dipicu oleh sejumlah data ekonomi yang lemah seperti inflasi dan manufaktur, serta sentimen negatif outlook General Electric. Dow Jones turun 49.05 poin atau 0.47% ke level 10,452.00; S&P 500 merosot 6.18 poin atau 0.55% ke level 1,107.93; dan Nasdaq anjlok 11.05 poin atau 0.50% ke level 2,201.05.

Fokus utama pada perdagangan semalam atau dinihari tadi WIB1 terletak pada sejumlah indikator ekonomi, terutama inflasi PPI yang melesat 1.8%, melampaui proyeksii 0.8%, sehingga ini memunculkan kekhawatiran bahwa The Fed mungkin harus menaikkan suku bunga lebih cepat dari apa yang dijanjikan.

Sentimen negatif lainnya yakni indeks manufaktur Empire State yang secara tak terduga anjlok tajam ke level 2.6 dari sebelumnya 24.7.

Sentimen positif yang tidak terlalu berpengaruh di pasar diantaranya Industrial Production yang menguat 0.8% dan Capacity Utilization rate yang naik 71.3%.
---
IWAN CAHYO SURYADI, "The Trend is Your Friend"

0 comments:


Post a Comment

Silahkan Tinggalkan Komentar Anda, Dengan Senang Hati Kami Akan SEGERA Menjawabnya. Tapi mohon bersabar yaa jika Kami terlambat menjawab..