- Sterling, melemah terbatas atas dolar (20/11). Hal ini karena rilis data penjualan ritel Inggris yang melemah 0.1%. Hal ini masih dibawah ekspektasi para analis yang sebelumnya memperkirakan akan melemah sebesar 0.9% bulan ini.
- Akan tetapi pelemahan ini tetap menandakan ekonomi Inggris masih tertekan dilihat dari melemahnya penjualan ritel. Melemahnya penjualan ritel ini dikarenakan mulai melemahnya pendapatan masyarakat dan juga resiko yang meningkat sehingga permintaan akan barang ritel juga melemah.
- Bank Sentral Inggris sendiri sudah melihat akan perlambatan ekonomi di Inggris saat ini. Untuk itu BOE akan memangkas suku bunga sebesar 150 Bps bahkan lebih guna mendongkrak perekonomian Inggris kembali. Bahkan BOE dapat pula menurunkan suku bunga sebesar 200 Bps bila diperlukan. Apalagi saat ini inflasi sudah mulai mereda ditandai dengan anjloknya harga minyak.
- Hal ini terlihat dari Voting BOE kemarin dengan agenda akan menurunkan suku bunga sebesar 150 Bps. Dalam Voting tersebut berakhir dengan posisi 9-0. Artinya seluruh anggota dewan Gubernur BOE sepakat untuk menurunkan suku bunga dalam waktu dekat.
- Hari ini tak ada data dari Inggris, tapi besok (22/11) Deputy Gubernur BOE Richard Bean akan berpidato pada konferensi yang diadakan oleh Bank of Turkey, di Istanbul.
.
0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda, Dengan Senang Hati Kami Akan SEGERA Menjawabnya. Tapi mohon bersabar yaa jika Kami terlambat menjawab..