Di akhir perdagangan Jum'at lalu (09/01) bursa Hong kong ditutup turun. Tren negatif tersebut memutuskan kondisi positif yang terjadi pada awal perdagangan. Buruknya data ekonomi AS cukup memberikan pengaruh bagi pergerakan bursa meski mayoritas saham-saham dibursa di akhir perdagangan pekan ini mengalami penurunan. Para investor rupanya merasa khawatir buruknya data ekonomi AS akan semakin berpengaruh bagi pergerakan bursa di pekan depan. Aksi jual beberapa saham pun tidak luput terjadi.
Meningkatnya harga minyak kembali setalah mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir, kembali memberikan tekanan bagi saham-saham maskapai penerbangan. Namun disisi lain, kondisi tersebut menguntungkan saham-saham tambang yang terdorong naik. Pada sektor perbankan, sentimen negatif muncul setelah Bank America telah memastikan akan menjual kepemilikan saham Bank of China.
Indeks Hang Seng ditutup turun sebesar 38,47 poin atau 0,27% menjadi 14.377,44 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami penurunan sebesar 167 poin menjadi 14.263 basis poin, dengan level tertinggi sempat mencapai 14.385 poin dan level terendah 14.256 poin. Total turnover mencapai 45,14 miliar hkd.
Saham-saham yang mengalami pelemahan diantaranya ialah saham-saham Bank of China turun 8% menjadi 1,96 hkd, saham ICBC turun 0,4 hkd atau 1,08% menjadi 3,65 hkd, saham China Merchants Bank turun 0,16 hkd atau 1,17% menjadi 13,54 hkd, saham China Mobile melemah 0,7 hkd atau 0,92% menjadi 75,30 hkd, saham Air China melemah 0,13 hkd atau 5,51% menjadi 2,23 hkd dan saham Lenovo turun 0,18 hkd atau 9,42% menjadi 1,73 hkd.
Diperkirakan pergerakan bursa Hong Kong pada awal pekan ini masih akan diliputi oleh sentimen negatif terhadap kondisi perekonomian AS yang masih mengalami pelemahan akibat buruknya data-data ekonomi dipenghujung tahun 2008 yang lalu.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda, Dengan Senang Hati Kami Akan SEGERA Menjawabnya. Tapi mohon bersabar yaa jika Kami terlambat menjawab..