Bursa Korea pada perdagangan penutupan pekan lalu, Jum'at (09/01) ditutup pada posisi melemah. Pelemahan bursa hari ini bertolak belakang dengan kebijakan bank sentral Korea, BoK menyatakan menurunkan tingkat suku bunga sebesar 50 basis poin. Oleh karena itu, tingkat suku bunga BoK saat ini menjadi sebesar 2,5%. Langkah BoK ini merupakan sebuah respon dari upaya pemulihan krisis ekonomi yang masih membelit perekonomian Korea.
Pelemahan bursa Korea disebabkan oleh melemahnya bursa AS malam sebelumnya, yang dipengaruhi oleh imbas buruknya data ekonomi terutama data tenaga kerja.
Indeks Kospi ditutup turun sebesar 2,05% menjadi 1.180,96 basis poin. Sedangkan indeks berjangka mengalami penurunan sebesar 2,7 poin menjadi 154,95 basis poin, dengan level tertinggi sempat mencapai 160,70 poin dan level terendah 154,70 poin.
Saham-saham yang memberikan tekanan negatif pada pergerakan bursa diantaranya ialah saham Hyundai Motor yang melemah 2,51%, saham Kia Motor turun 0,26%, saham Hynix melemah 7,44%, saham Samsung Electronics turun 2,95%, saham Kookmin Bank turun 3,14%, saham Woori Finance Holdings turun 12,2% dan saham POSCO turun 4,13%.
Pekan ini, diperkirakan bursa Korea masih akan bergerak negatif meski akan mungkin menguat setelah imbas penurunan suku bunga BoK mulai terasa awal pekan depan. Masih negatifnya data-data ekonomi AS diperkirakan akan masih menjadi ancaman bagi pergerakan bursa Korea Senin (12/01).
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda, Dengan Senang Hati Kami Akan SEGERA Menjawabnya. Tapi mohon bersabar yaa jika Kami terlambat menjawab..